Pernahkah kamu amati langit pada malam hari menjelang pagi-pagi? Benda-benda apa saja yang kamu lihat di langit? Pasti kamu akan melihat ribuan benda langit. Di antara benda-benda langit tersebut ada yang disebut bintang dan ada juga yang disebut planet. Ketika pagi menjelang, masihkah kamu dapat melihat benda-benda langit tersebut? Tentu saja tidak, karena di siang hari kamu hanya dapat melihat Matahari di langit. Ketika malam datang, barulah kamu dapat melihat kembali benda-benda langit tersebut. Mengapa demikian?
Fenomena ini terjadi karena perbedaan intensitas cahaya di siang hari dan malam hari. Pada siang hari, cahaya matahari sangat terang, bahkan hingga menyilaukan, sehingga membuat sulit untuk melihat benda-benda langit yang lebih redup seperti bintang dan planet. Cahaya matahari juga tersebar oleh atmosfer Bumi, sehingga mengurangi kontras antara benda-benda langit dan latar belakang langit siang.
GERAK TATA SURYA
Manusia telah melihat langit sejak ribuan tahun yang lalu. Pengamatan awal mencatat terkait perubahan posisi atau terdapatnya pergerakan dari planet-planet dan mengembangkan ide-ide terkait tata surya yang didasarkan pada pengamatan dan kepercayaan. Saat ini, manusia juga mengetahui objek di dalam sistem tata surya mengorbit pada Matahari. Selain itu, gravitasi Matahari juga memengaruhi pergerakan benda-benda dalam sistem tata surya sebagaimana gravitasi Bumi memengaruhi pergerakan bulan yang mengorbit padanya.
Tontonlah video berikut di youtube dari link yang saya berikan, kemudian berikan kesimpulan dari apa itu Tata Surya
https://www.youtube.com/watch?pp=ygUKdGF0YSBzdXJ5YQ%3D%3D&v=2EgP_zSOKN4
Gerak Tata Surya mengacu pada gerakan objek-objek dalam Tata Surya, sistem tata surya kita yang terdiri dari Matahari dan semua benda-benda langit yang terikat oleh gaya gravitasi Matahari, termasuk planet, bulan, asteroid, dan komet. Gerakan objek-objek dalam Tata Surya ini dipengaruhi oleh hukum gravitasi Newton.
Hal ini ditunjukkan pada Tabel 1.1 berikut.
Tabel 1.1 menunjukkan bahwa planet yang dekat dengan Matahari bergerak lebih cepat daripada planet yang jauh dari Matahari. Bidang edar planet-planet dalam mengelilingi Matahari disebut bidang edar dan bidang edar Bumi dalam mengelilingi Matahari disebut bidang ekliptika. Susunan Tata Surya terdiri atas Matahari, Planet Dalam, Planet Luar, Komet, Meteorid, dan Asteroid.
PERGERAKAN BUMI
Pergerakan Bumi mencakup beberapa gerakan utama yang terjadi selama Bumi bergerak dalam Tata Surya. Gerakan bumi atau sebutan lain dari Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Sedangkan kala rotasi Bumi adalah waktu yang diperlukan Bumi untuk sekali berputar pada porosnya, yaitu 23 jam 56 menit. Bumi berotasi dari barat ke timur. Aktivitas yang telah kamu lakukan adalah salah satu akibat dari rotasi Bumi, yaitu terjadinya siang dan malam.
Akibar dari pergerakan Bumi tersebut maka akan menimbulkan gerak semu harian matahari, perbedaan waktu, pembelokan arah angina serta pembelokan arah arus laut.
Pergerakan Matahari
Matahari juga bergerak dalam Tata Surya, tetapi gerakannya tidak seolah-olah "bergerak" di sepanjang langit Bumi seperti benda-benda langit yang kita lihat setiap hari. Sebaliknya, Matahari mengorbit pusat gravitasi Tata Surya bersama dengan semua benda langit lainnya yang terikat oleh gravitasinya. Ini adalah efek dari hukum gravitasi Newton.
Matahari dan seluruh Tata Surya bergerak dalam arah yang berlawanan dengan sekitar pusat galaksi kita, Bima Sakti. Matahari dan Tata Surya kita mengorbit pusat galaksi dalam periode yang sangat panjang, mungkin miliaran tahun. Gerakan ini berlangsung dalam lintasan elips yang sangat besar dan memerlukan waktu yang sangat lama untuk satu putaran.
Matahari adalah bintang yang berupa bola gas panas dan bercahaya yang menjadi pusat sistem tata surya. Tanpa energi intens dan panas Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi. Matahari adalah bintang yang terdapat di dalam tata surya yang memiliki empat lapisan, yaitu inti Matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona.
Pergerakan Matahari dan Bumi memiliki dampak signifikan pada kehidupan di Bumi dan membentuk banyak aspek penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Rotasi Bumi, misalnya, adalah dasar dari perubahan siklus siang dan malam. Saat Bumi berputar mengelilingi sumbunya, Matahari muncul di cakrawala timur saat pagi hari dan bergerak ke arah cakrawala barat, menciptakan siklus harian yang memengaruhi pola tidur, aktivitas, dan pertumbuhan tanaman. Selain itu, pergerakan Matahari juga memengaruhi perbedaan zona waktu di seluruh dunia karena Bumi dibagi menjadi zona waktu yang berbeda berdasarkan posisi relatif terhadap Matahari.
Gerak semu Matahari merupakan fenomena yang muncul karena rotasi Bumi dan revolusi Bumi mengelilingi Matahari. Hal ini menghasilkan perbedaan dalam posisi Matahari di langit sepanjang tahun, menyebabkan perubahan dalam intensitas cahaya matahari selama musim. Percepatan gravitasi Bumi juga berperan dalam mengatur gerakan benda-benda langit dan efek pasang surut laut.
Pembelokan arus laut, seperti arus laut Golfo di Amerika Utara, disebabkan oleh interaksi antara perbedaan dalam percepatan gravitasi Bumi dan gerakan Matahari dan Bulan di langit. Ini dapat memengaruhi iklim lokal dan migrasi spesies laut. Keseluruhan, pergerakan Matahari dan Bumi adalah elemen penting dalam ekologi, navigasi, dan banyak aspek lain dari kehidupan di Bumi, yang menunjukkan betapa eratnya keterkaitan kita dengan Tata Surya dan alam semesta yang lebih besar.